5 Penyebab Anda Sering Merasa Lelah

18 Mei 2018

5 Penyebab Anda Sering Merasa Lelah – Kelelahan adalah gejala umum dari beberapa kondisi dan penyakit serius, namun pada kebanyakan kasus kelelahan sering disebabkan oleh faktor gaya hidup. Untungnya, hal ini tidak sulit untuk diatasi. Pada artikel ini kita akan membahas 5 penyebab Anda sering merasa lelah dan memberikan rekomendasi cara mencegahnya.

5 Penyebab Anda Sering Merasa Lelah

5 Penyebab Anda Sering Merasa Lelah

5 Penyebab Anda Sering Merasa Lelah

1. Mengonsumsi Terlalu Banyak Karbohidrat Olahan

Karbohidrat merupakan sumber energi yang diproses dengan cepat. Saat Anda memakannya, tubuh akan memecahnya menjadi gula yang digunakan sebagai bahan bakar energi tubuh. Namun, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat olahan justru bisa membuat Anda merasa kelelahan. Saat gula dan karbohidrat olahan dikonsumsi, kandungan gula tersebut akan menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dengan cepat. Hal ini akan membuat pankreas bekerja lebih keras menghasilkan insulin dalam jumlah besar untuk mengeluarkan gula dari darah dan memasukkannya ke dalam sel tubuh. Lonjakan kadar gula darah ini selanjutnya turun secara drastis dan akan membuat Anda merasa kelelahan.

Beberapa penelitian menemukan bahwa meminimalkan gula dan karbohidrat olahan saat makan bisa meningkatkan energi secara signifikan. Dalam sebuah penelitian, anak-anak yang mengonsumsi camilan tinggi karbohidrat olahan sebelum pertandingan sepak bola melaporkan lebih sering mengalami kelelahan daripada anak-anak yang mengonsumsi camilan berbasis selai kacang.

Untuk menjaga agar tingkat energi Anda tetap stabil, ganti gula dan karbohidrat olahan dengan makanan utuh yang kaya serat, seperti sayuran dan kacang polong.

Ringkasan: Mengkonsumsi karbohidrat olahan bisa menyebabkan kadar gula darah tidak stabil, yang bisa membuat Anda merasa lelah.

2. Kurang Tidur/Tidur Tidak Berkualitas

Kurang tidur atau tidur tidak berkualitas adalah salah satu penyebab kelelahan. Tubuh melakukan banyak hal saat tidur, termasuk memori dan melepaskan hormon yang mengatur tingkat metabolisme dan energi. Setelah tidur berkualitas pada malam hari, Anda akan bangun dengan perasaan segar dan berenergi.

Menurut American Academy of Sleep Medicine dan Sleep Research Society, orang dewasa membutuhkan rata-rata tidur selama 7 jam setiap malam agar mendapat kesehatan yang optimal. Namun yang terpenting adalah tidur harus nyenyak, tenang, dan tidak terganggu agar otak bisa melewati 5 siklus tidur sehingga tidur menjadi berkualitas.

Selain tidur yang cukup, menjaga rutinitas tidur yang teratur juga bisa membantu mencegah kelelahan. Dalam sebuah penelitian, remaja yang tidur pada waktu yang sama setiap minggu melaporkan lebih jarang mengalami kelelahan dibandingkan mereka yang sering begadang dan tidur tidak teratur.

Untuk meningkatkan jumlah dan kualitas tidur, pastikan tidur pada waktu yang hampir bersamaan setiap malam, rileks sebelum tidur, dan lebih aktif pada siang hari.

Ringkasan: Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk adalah penyebab umum dari kelelahan.

3. Intoleransi Makanan

Intoleransi makanan biasanya menyebabkan gejala seperti ruam, masalah pencernaan, pilek, atau sakit kepala. Namun ternyata, intoleransi makanan juga bisa menyebabkan terjadinya kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas hidup seseorang lebih dipengaruhi oleh kelelahan sebagai akibat dari sensitivitas atau intoleransi makanan.

Jika Anda menduga bahwa makanan tertentu membuat Anda lelah, maka pertimbangkan untuk melakukan konsultasi bersama ahli alergi atau ahli diet yang dapat memastikan apakah Anda benar-benar intoleran terhadap makanan tersebut, agar selanjutnya Anda bisa menghilangkan menu tersebut pada setiap kali Anda makan.

Ringkasan: Intoleransi makanan dapat menyebabkan kelelahan atau tingkat energi tubuh menjadi rendah.

4. Kurang Makan Makanan yang Mengandung Kalori

Mengkonsumsi terlalu sedikit kalori bisa menyebabkan perasaan kelelahan. Kalori adalah satuan energi yang ditemukan dalam makanan. Tubuh menggunakan kalori untuk bergerak dan proses bahan bakar seperti bernapas dan mempertahankan suhu tubuh konstan. Bila makan terlalu sedikit kalori, metabolisme tubuh akan melambat untuk menghemat energi yang ada, sehingga berpotensi menyebabkan kelelahan.

Tubuh dapat berfungsi dalam kisaran kalori tertentu tergantung pada berat badan, tinggi badan, usia, dan faktor lainnya. Namun, kebanyakan orang membutuhkan minimal 1.200 kalori per hari untuk mencegah perlambatan metabolisme dan agar tubuh berfungsi secara normal.

Para ahli penuaan percaya bahwa meskipun metabolisme menurun seiring bertambahnya usia, orang tua tetap perlu makan lebih banyak kalori agar dapat melakukan fungsi normal tanpa merasa lelah. Selain itu, sulit untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral Anda saat asupan kalori terlalu rendah.

Untuk menjaga tingkat energi tetap tinggi, hindari pengurangan kalori secara drastis, bahkan jika tujuan Anda adalah ingin menurunkan berat badan.

Ringkasan: Tubuh memerlukan jumlah kalori minimum untuk melakukan fungsi sehari-hari. Mengkonsumsi terlalu sedikit kalori bisa menyebabkan kelelahan dan menyulitkan memenuhi kebutuhan nutrisi.

5. Tidur di Waktu yang Salah

Selain kurang tidur, tidur pada waktu yang salah ternyata juga bisa menyebabkan kelelahan. Tidur di siang hari dan tidak tidur di malam hari dapat mengganggu irama sirkadian tubuh yang merupakan perubahan biologis yang terjadi sebagai respons terhadap cahaya dan kegelapan selama siklus 24 jam.

Penelitian telah menemukan bahwa ketika pola tidur tidak sinkron dengan irama sirkadian, maka dapat menyebabkan kelelahan yang kronis. Hai ini merupakan masalah umum bagi orang-orang yang melakukan shift atau kerja malam. Pakar tidur memperkirakan bahwa 2-5% dari semua pekerja shift menderita kelainan tidur yang ditandai dengan kantuk berlebihan atau gangguan tidur selama satu bulan atau lebih.

Tentu saja tidur yang baik adalah tidur di malam hari. Namun, jika pekerjaan melibatkan kerja shift, ada strategi untuk melatih jam tubuh agar tidur tersebut bisa meningkatkan tingkat energi. Dalam sebuah penelitian, pekerja shift melaporkan merasakan suasana hati yang lebih baik setelah mengenakan kacamata hitam di luar ruangan dan tidur dalam keadaan gelap total.

Ringkasan: Tidur di siang hari dapat mengganggu ritme alami tubuh dan menyebabkan kelelahan. Cobalah tidur di malam hari atau latih jam tubuh Anda.

Nah, itulah 5 Penyebab Anda Sering Merasa Lelah. Jika Anda sering merasa lelah dan salah satu kondisi di atas sering Anda lakukan, maka cobalah untuk meninggalkan kondisi tersebut sebagai upaya untuk mencegah kelelahan pada tubuh Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+